Tampilkan postingan dengan label BLC TELKOM. Tampilkan semua postingan

Cara Install CMS Portal Sekolah

Rabu, 31 Agustus 2016
Posted by Unknown

Cara Install CMS Portal Sekolah


Saya disini akan sedikit berbagi ilmu tentang Install CMS Portal.

Langsung saja

A. Pengertian
Sebuah portal web yang paling sering satu situs web yang dirancang khusus yang membawa informasi bersama-sama dari berbagai sumber dengan cara yang seragam. Biasanya, setiap sumber informasi mendapat tempat khusus pada halaman untuk menampilkan informasi, pengguna dapat mengkonfigurasi mana yang akan ditampilkan. Varian dari portal termasuk mashup dan intranet "dashboard" bagi para eksekutif dan manajer. Sejauh mana konten ditampilkan dalam "cara yang seragam" mungkin tergantung pada pengguna yang dimaksudkan dan tujuan yang dimaksudkan, serta keragaman konten. Sangat sering merancang penekanan pada "metafora" tertentu untuk mengkonfigurasi dan menyesuaikan penyajian konten dan kerangka implementasi yang dipilih dan / atau kode perpustakaan. Selain itu, peran pengguna dalam suatu organisasi dapat menentukan konten dapat ditambahkan ke portal atau dihapus dari konfigurasi Portal.

B. Latar Belakang
Digunakan untuk menampilkan informasi dari berbagai sumber dengan cara yang seragam.

C. Alat dan Bahan
  • Laptop/PC
  • CMS Portal
  • Jaringan Internet
  • Terminal emulator
D. Maksud dan Tujuan
Portal sekolah digunakan untuk menampilkan informasi sekolah dalam satu wadah tetapi terdapat berbagai cabang informasi yang dilinkkan dalam portal tersebut.

E. Tahapan Pelaksanaan
1. Siapkan Laptop/PC beserta cms portal yang ingin diinstall.
2. Buka terminal kemudian masuk sebagai root/super user.
3. Unzip Cms portalnya dengan perintah :
Unzip portal_sekolah.zip
 4. Setelah itu kita cek apakah berhasil atau tidak unzipnya tadi. Jika berhasil maka akan ada foldernya.

 5. Setelah itu kita pindah folder portal tadi ke dalam directory /var/www/html/ dengan menggunakan perintah :
mv portal /var/www/html/
 6. Kemudian kita pindah ke directory /var/www/html/ dengan perintah :
cd /var/www/html/
 7. Setelah itu kita beri hak akses folder portal dengan menggunakan perintah :
chown -R www-data:www-data portal/
 8. Setelah itu pindah ke directory portalnya tadi, menggunakan perintah :
cd portal/
 9. Kemudian kita lihat isi dari folder portal tadi dengan menggunakan perintah :
ls
 10. Dalam folder portal terdapat file index.html file tersebut lah yang akan digunakan untuk mengedit tatanan dari sebuah portal yang akan dibangun. Untuk masuk ke editor bisa menggunakan perintah secara GUI/CLI. Perintah secara CLI yaitu :
nano index.html
 11. Kemudian kita edit sesuai selera dengan apa yang kita inginkan di dalam index.html ini.

 12. Hasil dari pengeditan index.html ketika saya panggil di web browser.



F. Referensi
G. Hasil dan Kesimpulan
Portal sekolah digunakan untuk menampilkan informasi sekolah dalam satu wadah tetapi terdapat berbagai cabang informasi yang dilinkkan dalam portal tersebut.

Sekian dari saya apabila ada salah mohon maaf, terima kasih telah lihat di blog saya syaloam "IMANUEL"



Good By Darius Yobee

"selamat sukses"
                                                                                               31 Agustus 2016
   

 A. Pengertian DNS SERVER
  
Domain Name System (DNS) adalah Distribute Database System yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di rangkaian yang menggunakan TCP/IP. DNS merupakan sebuah aplikasi service yang biasa digunakan di internet seperti web browser atau e-mail yang menerjemahkan  sebuah   domain ke IP address.

Kelebihan DNS
1. Mudah, DNS sangat mudah kerana user tidak lagi disusahkan untuk menginga    IP address sebuah komputer, cukup host name.
 2.Konsisten, IP address sebuah komputer boleh berubah, tapi host name
3. Simple, DNS server mudah untuk dikonfigurasikan (bagi admin)

 kekurangan DNS
User tidak dapat menggunakan nama banyak untuk mencari nama domainbaik di internet maupun di intranet.

SERVER
server adalah :  sebuah komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. 
   
B. Latar Belakang
 Sejarah singkat Penggunaan nama DNS sebagai pengabstraksi alamat mesin disebuah jaringan komputer yang lebih dikenal oleh manusia mengalahkanTCP/IP, dan kembali ke zaman ARPAnet. Dahulu, seluruh komputer di jaringan komputer menggunakan file HOSTS.TXT dari SRI (sekarang SIRInternational), yang memetakan sebuah alamat ke sebuah nama (secara teknis,file ini masih ada - sebagian besar sistem operasi modern menggunakannyadengan baik secara baku maupun melalui cara konfigurasi, dapat melihat Hostsfile untuk menyamakan sebuah nama host menjadi sebuah alamat IP sebelummelakukan pencarian via DNS). Namun, sistem tersebut di atas mewarisibeberapa keterbatasan yang mencolok dari sisi prasyarat, setiap saat sebuahalamat komputer berubah, setiap sistem yang hendak berhubungan dengankomputer tersebut harus melakukan update terhadap file Hosts.

c. Alat kerja dan bahan
  • laptop/pc
  • applikasi virtual
  • Iso

 
D.Tahapan kerja /pelaksanaan kerja

Langkah-langkah Installasi dan konfigurasi bind9 :
Install bind9 dengan perintah

#apt-get install bind9

Mengkonfigurasi DNS cukup mudah asal anda harus teliti berikut ini file-file yang anda
harus konfigurasi didalam folder /etc/bind/ : named.conf.local , db.fordwar , db.reverse , dan
di /etc/resolv.conf atau /etc/network/interfaces
Pertama dalam konfigurasi ini anda harus membuat domain terlebih dahulu contoh smk.net
lalu anda harus tahu ip server nya contoh milik saya 192.168.137.2 kemudian anda
tentukan nama db.forward dan db.revese contoh nya db.forward saya beri nama db.smk
kemudian db.revese saya beri nama db.192 lalu setelah menentukan itu mulai untuk
mengkonfigurasi :

Pindah directory ke /etc/bind/
#cd /etc/bind/

Edit file named.conf.local
#nano named.conf.local

Tambahkan baris berikut ini ke bagian bawah setelah //include "/etc/bind
 /zones.rfc1918"; :
 

//include "/etc/bind/zones.rfc1918";
 
zone "smk.net" {
type master ;
file "/etc/bind/db.smk";};
 
zone "137.168.192.in-addr.arpa" {
type master ;
file "/etc/bind/db.192";};



Setelah anda tambahkan silahkan anda keluar dan simpan , tekan ctrl+x tekan y tekan enter.

 Menyalin beberapa file untuk mempermudah :
#cp db.local   db.smk 
#cp db.127  db.192

 Setelah itu anda edit db.smk dengan perintah :#nano db.smk
Lalu edit menjadi seperti berikut ini :


;
; BIND data file for local loopback interface
;

$TTL 604800 
@ IN SOA smk.net. root.smk.net. ( 
            2       ;   Serial 
        604800       ; Refresh 
          86400      ; Retry
       2419200        ; Expire
        604800 )      ; Negative Cache TTL

;
@       IN    NS     ns.smk.net.
@        IN   A      192.168.137.2
@        IN   MX    2 mail.smk.net
ns       IN   A      192.168.137.2
www     IN     A      192.168.137.2
ftp      IN   A     192.168.137.2
mail    IN   A      192.168.137.2
portal  IN   A      192.168.137.2




 Setelah itu anda simpan dan keluar tekan ctrl+x tekan y tekan enter
 

Edit file db.192 dengan perintah :#nano db.192
Lalu edit menjadi seperti berikut ini :





;
; BIND reverse data file for local loopback interface
;
$TTL 604800
@ IN SOA smk.net. root.smk.net. (
                  1            ; Serial
        604800            ; Refresh
            86400          ; Retry
       2419200            ; Expire
       604800 )            ; Negative Cache TTL
;
@    IN   NS         ns.smk.net.
2     IN   PTR       ns.smk.net.
2    IN   PTR      smk.net
2     IN   PTR     www.smk.net
2     IN   PTR     ftp.smk.net
2    IN    PTR     mail.smk.net
2   IN    PTR     portal.smk.net 





        Setelah itu anda simpan dan keluar tekan ctrl+x tekan y tekan enter
        Kemudian anda restart service bind9 anda dengan perintah
 

                      #service bind9 restart
atau
             #/etc/init.d/bind9 restart
         
Pastikan tidak error dan failed jika failed dalam restart silahkan anda teliti lagi dalam konfigurasi anda
Jika sudah berhasil merestart silahkan anda periksa file /etc/resolv.conf dengan
perintah :#cat /etc/resolv.conf
 root@smk:/etc/bind# cat /etc/resolv.conf
# Dynamic resolv.conf(5) file for glibc resolver(3) generated by resolvconf(8)
# DO NOT EDIT THIS FILE BY HAND -- YOUR CHANGES WILL BE OVERWRITTEN
nameserver 192.168.137.2 <--PASTIKAN IP SERVER ANDA BERADA PALING ATAS
nameserver 192.168.137.1
search smk.net

 Jika ip server anda belum yang paling atas maka anda harus mengedit file
“/etc/network/interfaces” dan silahkan anda tambahkan ip server anda pada baris “dns- nameservers (ip server anda) (dns-lain)” , kemudian anda restart network anda dengan perintah :#service networking restart


Mencoba dan memeriksa DNS apakah dns anda sudah jalan atau belum ,pertama anda test langsung di server dengan perintah : 

root@smk:/etc/bind# nslookup smk.net
Server: 192.168.137.2
Address: 192.168.137.2#53 


Name: smk.net
Address: 192.168.137.2
 

root@smk:/etc/bind# nslookup www.smk.net
Server:   192.168.137.2
Address: 192.168.137.2#53
 

Name: www.smk.net
Address: 192.168.137.2 

Pada hasil diatas berarti dns telah ditemukan dan berhasil jika ada hasil yang bertuliskan “ ** server can't find smk.net.smk.net: SERVFAIL” maka konfigurasi anda mungkin ada yang masih salah ataupun kurang lengkap
 

Memeriksa melalui client windows , anda harus mengubah ip server dns di windows juga dengan cara anda silahkan cari di google atau teman anda lihat gambar dibawah




Setelah anda mengantinya ip servernya,silahkan anda buka browser dan buka alamat domain nya yaitu smk.net seperti gambar dibawah




E. kesimpulan
 dengan berakhirnya penyusunan DNS server ini dapat menarik beberapa kesimpulan yaitu:

 DNS (Domain Name System) atau dalam bahasa Indonesia disebut SistemPenamaan Domain adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentangnama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributeddatabase) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet.

Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address(memetakan). Di mana client DNS disebut dengan resolvers dan DNS serverdisebut dengan name servers. Resolvers atau client mengirimkan permintaan kename server berupa queries

F. saran
Penulis juga sangat mengharapkan kritik dan saran dari setiap pembaca yang sifatnya membangun demi kesempurnaan cara pensunan DNS SERVER ini.

G. Referensi
Good BY Darius yobee

"selamat sukes" 
                                                                                               31 Agustus 2016 
      Packet Tracer 6.0 - HSRP Configuration

                 Assalamu'alaikum wrwb.,

Tuhan berkati kami dalam pekerjaan kegiatan configuration  dengan kehendakmu agar kita bisa selesaikan,kita terlebih dahulu adalah memahami baik apa itu HSRP membaca modul supaya gampang configurasi,oke teman-teman silahkan kerjakan helllooooo.

  * pengertian

HSRP adalah metode standar untuk memberikan ketersediaan jaringan yang tinggi dengan menyediakan First-hop redundancy untuk IP host pada LAN IEEE 802 dikonfigurasi dengan default gateway IP address.

 * latar belakang

 Oke berikut ini kita bahas lagi mengenai Procotol pada Router HSRP, sudah lanjut ke Router lagi setelah sekian lama membahas Switch,    Lanjut ke judul HSRP (Hot Standby   dan semuanya itu masuk kategori HSRP  ya ini Cuma kepanjangannya saja, berikut ini kita bahas yang HSRP terlebih dahulu.

* Tujuan 

Tujuan saya dapat monitori packet traicer pada profesional dan bertangun jawab pemeriksaan tentang HSRP ini supaya banyak orang manfaat atau sukses.

*. Alat kerja /Bahan 

  • laptop/pc
  • packet tracer /cisco

 * langkah kerja/ pelaksanaan kegiatan configurasi











Two network are configured for this tutorial :
  • Network 192.168.1.0/24
Router0 : 192.168.1.2 (GigabitEthernet 0/0)
Router1 : 192.168.1.3 (GigabitEthernet 0/0)
  • Network 192.168.2.0/24
Router0 : 192.168.2.2 (GigabitEthernet 0/1)
Router1 : 192.168.2.3 (GigabitEthernet 0/1)

Two HSRP groups are configured on the ISR routers :
  • HSRP Group 1 :
IP address : 192.168.1.1
Router0 with priority 120 (preemption enabled)
Router1 with HSRP default priority (100)
  • HSRP Group 2 :
IP address : 192.168.2.1
Router0 with priority 120 (preemption enabled)
Router1 with HSRP default priority (100)


Router0 configuration Router1 configuration
interface GigabitEthernet0/0
 ip address 192.168.1.2 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
 standby version 2
 standby 1 ip 192.168.1.1
 standby 1 priority 120
 standby 1 preempt
!
interface GigabitEthernet0/1
 ip address 192.168.2.2 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
 standby version 2
 standby 2 ip 192.168.2.1
 standby 2 priority 120
 standby 2 preempt
interface GigabitEthernet0/0
 ip address 192.168.1.3 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
 standby version 2
 standby 1 ip 192.168.1.1
!
interface GigabitEthernet0/1
 ip address 192.168.2.3 255.255.255.0
 duplex auto
 speed auto
 standby version 2
 standby 2 ip 192.168.2.1

Preemption is configured on Router0 using the standby X preempt commands. This router will always assume HSRP active state when it's online and if it has the highest HSRP priority in the network. The same configuration without the standby x priority 120 configuration on Router0 does not work and Router1 assumes the active state because it has a higher IP address configured.






Router0 is active for both HSRP groups. Both routers detected each other correctly but the priority seems to be wrong (Standby router is 192.168.1.3, priority 120 should be Standby router is 192.168.1.3, priority 100 on Router0)
 
 
Ping, traceroute and arp commands issued on Laptop0 confirms that the configuration is working. The IP packets are transiting through Router0 (192.168.1.2)
Known bug
HSRP can be configured the same way on Cisco 3750 multilayer switch vlan interfaces in Packet Tracer 6.0.1.
 interface Vlan100
 ip address 192.168.1.2 255.255.255.0
 standby version 2
 standby 1 ip 192.168.1.1
 standby 1 preempt
!
interface Vlan200
 ip address 192.168.2.2 255.255.255.0
 standby version 2
 standby 2 ip 192.168.2.1
 standby 2 preempt
However :
  • Laptops can't ping the HSRP IP addresses configured on the multilayer switches
  • The packets are not forwarded between the 2 laptops if the HSRP address are the default gateways configured on both pc. 

    * Hasil 

     

    dengan ini telah configurasi maka sudah bisa berhasil bisa kirim data pc satu ke pc lain


* kesimpulan

      Oke sekian dulu pada pembahasan configuration HSRP kali ini semoga bermanfaat bagi kita semua, mohon maaf kalo ada kesalahan penulisan atau salah configurasi, mohon kritik dan sarannya TerimaKasih ,''IMANUEL''.

* Referensi 

  • http://m-shohiburridak.blogspot.co.id/2015/05/fhrp-hsrp-vrrp-glbp-lab-hsrp.html 
  • https://aldimazz.wordpress.com/tag/konfigurasi-hsrp/
  • https://www.google.co.id/?gws_rd=cr,ssl&ei=wL2_V9umMoeWvQTW15GIDA#q=pengertian++HSRP





    Good By Darius yobee

          '' selamat sukses''


                                                                  
    Tanggal 26 Agustus 2016


     

Sidebar One

Menu - Pages

Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Followers

Subscribe

Total Pageviews

Pages - Top Menu

AD (728x60)

Follow on Google+

Blogger templates

Test Footer 2

Pages

Blogger templates

Blogroll

About

Pages - Menu

Pages - Menu

Weekly post

Popular Posts

- Copyright © Blog Darius -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -